Friday, 31 October 2014
Home Sertifikasi Sertifikasi Keahlian

Sertifikasi Keahlian

TUJUAN SERTIFIKASI

  • Menunjang keberhasilan suatu proyek
  • Sebagai acuan untuk industri konstruksi di Indonesia
  • Kemampuan untuk kompetensi secara internasional
  • Pertanggungjawaban terhadap masyarakat
  • Memenuhi persyaratan Undang-Undang Republik Indonesia (UUJK No. 18 Tahun 1999 dan PP No. 28, 29, 30 Tahun 2000) dan Keppres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksana Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah dan SK Menteri Kimpraswil No. 257/KPTS/M/2005 tentang Pengadaan Jasa Konstruksi

MANFAAT SERTIFIKASI

BAGI MANAJER PROYEK KONSTRUKSI DAN ANGGOTA TIM AHLI PELAKSANA KONSTRUKSI :

  • Pengakuan kompetensinya secara Nasional dan Internasional
  • Peningkatan pengetahuan dan sikap dalam mengelola proyek konstruksi
  • Lebih mampu melaksanakan proyek sesuai dengan visi, misi dan tujuan proyek
  • Sarana untuk meningkatkan jenjang karier dan memacu diri agar lebih profesional dan mencapai hasil pekerjaan yang berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan
  • Peningkatan berkomunikasi dengan rekan seprofesi

BAGI ATASAN :

  • Peningkatan performance sehingga mampu berkompetensi secara global
  • Mengetahui tingkat profesionalisme tiap personil
  • Menempatkan personil pada tempat yang tepat karena mengetahui kompetensinya

BAGI PENYEDIA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI :

  • Bukti atas standar kualifikasi profesionalisme personil tenaga kerja
  • Komitmen nyata atas profesi ahli pelaksana konstruksi

BAGI PENGGUNA JASA/ PEMILIK PROYEK/ PEMBERI TUGAS :

  • Keyakinan untuk mendapatkan tenaga ahli pelaksana konstruksi yang profesional
  • Mempunyai hubungan profesional antara pengguna dan penyedia jasa

BAGI ASTTI :

  • Memenuhi keinginan anggota untuk melaksanakan standarisasi kemampuan didalam bidang ahli pelaksana konstruksi sebagai suatu profesi
  • Suatu langkah menuju pengakuan kesetaraan internasional

UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi menyebutkan bahwa setiap bangunan konstruksi harus dibangun oleh perusahaan yang memenuhi syarat yang salah satunya memiliki tenaga teknik kompeten yang secara otentik dibuktikan melalui Sertifikat tenaga teknik

Sertifikasi adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan guna mengetahui kompetensi tenaga teknik yang sesuai permohonan kualifikasi dan klasifikasi yang diajukannya. Rangkaian kegiatan terdiri dari:

  • Pembekalan: berupa pendidikan dan/atau pelatihan yang bentuk dan kedalamannya disesuaikan dengan kemampuan dasar pemohon.
  • Uji Kompetensi: terdiri dari uji tertulis dan wawancara

Bagi yang mampu mengikuti seluruh kegiatan dan dapat menyelesaikan tes dengan baik akan diterbitkan Sertifikat.

Sertifikat terdiri dari dua jenis kualiafikasi, yaitu:

1. Sertifikat Keterampilan

2. Sertifikat Keahlian

SERTIFIKASI ASTTI

“ Proses Klasifikasi, Kualifikasi, Sertifikasi (KKS) yang dilakukan oleh Badan Sertifikasi ASTTI terhadap Tenaga Ahli Pelaksana yang menjadi anggota ASTTI”

LINGKUP SERTIFIKASI

  • Penilaian/Asesment atas pengetahuan dan pengalaman peserta/calon tenaga ahli oleh ASTTI yang didasarkan pada : Education & Body of knowledge, Experience, Achievement serta pendukung terkait lainnya.
  • Sertifikasi kepada perorangan dibedakan menurut klasifikasi dan kualifikasi yang disesuaikan dengan hasil asesment oleh BSAP ASTTI

TUJUAN SERTIFIKASI

  1. Menunjang keberhasilan suatu proyek
  2. Sebagai acuan untuk industri kontruksi di Indonesia
  3. Kemampuan untuk berkompetensi secara Internasional
  4. Pertanggungjawaban terhadap masyarakat
  5. Memenuhi persyaratan Undang-undang Republik Indonesia (UUJK No. 18 Th. 1999 dan PP. No. 28 Th. 2000) dan Kepres 80 tahun 2003.

STANDAR DASAR PENDIDIKAN KEAHLIAN

  1. Pendidikan minimal D III dari perguruan tinggi yang terakreditasi
  2. Bidang studi yang sesuai dengan sub bidang keahlian yang diambil
  3. Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan keputusan penyetaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Dept. Pendidikan Nasional
  4. Pengalaman kerja minimal 5 tahun dibidangnya untuk lulusan D III dan 3 tahun untuk lulusan S1, S2 dan S3.
  5. Bagi yang tidak memenuhi persyaratan kualifikasi dapat mengikuti pelatihan /pembekalan untuk mencapai angka kredit minimal.

KOMPETENSI KEAHLIAN KHUSUS ASTTI

 

KUALIFIKASI / KLASIFIKASI KEAHLIAN

Akreditasi BSA : 21/KPTS/LPJK/D/II/2008

KUALIFIKASI

ASTTI telah menentukan pembagian kualifikasi dari Tenaga Ahli Pelaksana dalam 4 (empat) kategori. Hal ini seiring  dengan tingkatan kualifikasi yang dipakai ASTTI. Adapun empat kualifikasi tersebut dimulai dari tingkatan yang rendah adalah sebagai berikut  :

  1. Ahli Pelaksana Pemula
  2. Ahli Pelaksana Muda
  3. Ahli Pelaksana Madya
  4. Ahli Pelaksana Utama

Penjelasan Kualifikasi Keahlian Pelaksana sebagai berikut :

1. Ahli Pelaksana Pemula

Yaitu setara dengan kedudukan pelaksana teknis  pada penyelenggaraan pekerjaan konstruksi sesuai dengan klasifikasi  keahliannya dan tidak menduduki jabatan kerja pada proyek yang mempunyai ukuran kompleksitas dan resiko.

2. Ahli Pelaksana Muda (AD)

Yaitu setara dengan kedudukan pelaksana langsung pada proyek yang mempunyai ukuran kompleksitas dan resiko rendah dan atau sebagai tim proyek pada proyek yang mempunyai kompleksitas dan resiko menengah/moderat seperti Staff Site Engineer, Kepala Seksi pada proyek.

3. Ahli Pelaksana Madya (AM)

Yaitu setara dengan kedudukan pelaksana manajer proyek konstruksi pada proyek yang mempunyai ukuran kompleksitas dan resiko menengah / moderat dan atau sebagai tim proyek pada proyek yang mempunyai ukuran kompleksitas dan resiko tinggi seperti Staff Site Manajer.

4. Ahli Pelaksana Utama (AU)

Yaitu setara dengan kedudukan manajer pelaksana pada proyek yang mempunyai ukuran kompleksitas dan resiko tinggi dan khusus atau membawahi beberapa manajer konstruksi dan atau para manajer program yang menangani  lebih dari satu proyek pada tingkatan yang lebih tinggi dari yang diperlukan untuk ahli teknik.

KLASIFIKASI

1. Pelaksana Struktur ( AS 202 )

2. Pelaksana Jalan ( AS 306 )

3. Pelaksana Jembatan ( AS 307 )

4. Pelaksana Sumber Daya Air ( AS 403 )

5. Pelaksana Teknik Lingkungan ( AT 101 )

 

 

 

 

 

Polling

Apakah Sertifikasi itu diperlukan ?
 

--------------------------------------